Bagaimana cara mengatasi masalah cacat pengelasan pada robot las?

Oct 31, 2023 Tinggalkan pesan

Robot las adalah robot industri yang bergerak di bidang pengelasan (termasuk pemotongan dan penyemprotan). Menurut definisi Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) tentang robot industri sebagai robot pengelasan standar, robot industri adalah Manipulator kontrol otomatis multiguna yang dapat diprogram ulang dengan tiga atau lebih sumbu yang dapat diprogram untuk digunakan dalam bidang otomasi industri. Untuk beradaptasi dengan penggunaan yang berbeda, antarmuka mekanis dari sumbu terakhir robot biasanya berupa flensa penghubung, yang dapat dihubungkan ke alat atau efektor akhir yang berbeda. Robot las dilengkapi dengan penjepit las atau pistol las (pemotong) pada flensa poros akhir robot industri untuk memungkinkannya mengelas, memotong, atau menyemprotkan termal. Lalu bagaimana dengan cacat pengelasan pada robot las?

 

Cacat Robot Pengelasan dan Cara Mengatasinya
Robot pengelasan adalah bagian penting dari proses manufaktur modern, yang menyediakan kemampuan pengelasan berkecepatan tinggi dan presisi tinggi. Namun, robot las terbaik pun dapat mengalami cacat yang dapat menyebabkan hasil kurang optimal dan meningkatkan biaya produksi. Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa cacat robot las yang paling umum dan cara mengatasinya.
1. Menggigit tepi
Menggigit tepi adalah cacat umum yang dapat terjadi karena parameter pengelasan, sudut senjata, atau orientasi senjata ke benda kerja yang salah. Anda dapat menyesuaikan kekuatan untuk mengubah parameter pengelasan, menyesuaikan sikap pistol, dan arah relatif pistol dan benda kerja.
2. Arah pengelasan
Arah pengelasan yang salah atau pengelasan senjata yang salah dapat menyebabkan penyimpangan pengelasan. Dalam hal ini, perlu mempertimbangkan arah titik tengah senjata dan melakukan penyesuaian. Jika hal ini sering terjadi, periksa posisi nol sumbu robot las dan perbaiki dari awal.
3. Percikan
Percikan berlebih dapat terjadi karena pemilihan parameter pengelasan yang tidak tepat, komposisi gas, atau waktu perpanjangan kawat yang berlebihan. Anda dapat menyesuaikan kekuatan robot las untuk mengubah parameter pengelasan, menyesuaikan mixer gas untuk menyesuaikan rasio campuran gas, dan menyesuaikan arah pistol relatif terhadap benda kerja.
4. Porositas
Perlindungan gas yang buruk, ketebalan primer benda kerja yang berlebihan, atau gas pelindung yang membosankan dapat menyebabkan terbentuknya pori-pori. Anda dapat mengatasinya melalui penyesuaian yang sesuai.
5. Lubang busur
Setelah pendinginan, lubang busur terbentuk di ujung lasan. Anda dapat menambahkan fungsi lubang busur tertanam dalam langkah-langkah pemrograman untuk mengisinya.
Kesimpulannya, cacat robot las adalah hal biasa dan dapat menyebabkan hasil yang tidak diinginkan. Namun, dengan penyesuaian yang tepat, banyak dari cacat ini dapat diatasi dengan mudah. Dengan tetap waspada, Anda dapat memastikan bahwa robot las Anda menghasilkan las berkualitas tinggi dan memenuhi atau melampaui target produksi Anda.

 

How to solve the welding defect problem of welding robot